Pabrik Display

Mengetahui 8 Elemen Dasar Desain Interior

Mengetahui 8 Elemen Dasar Desain Interior  – Desain interior adalah suatu sistem perencanaan dan penataan ruang dan tata letak pada suatu bangunan agar memenuhi nilai-nilai kehidupan dan seni (estetika) serta meningkatkan psikologi dan spiritualitas penggunanya.

Elemen Dasar Desain Interior
Elemen Dasar Desain Interior

Desain interior adalah suatu sistem tata ruang internal yang berfungsi sebagai perlindungan dari kondisi lingkungan dengan menciptakan suasana dan citra ruang yang memenuhi persyaratan kenyamanan, keamanan, kepuasan kebutuhan jasmani dan rohani penggunanya tanpa mengabaikan faktor estetika.

Perancangan interior pada dasarnya berkaitan dengan perencanaan, pengorganisasian, dan perancangan ruang-ruang interior pada suatu bangunan sehingga menjadi suatu penataan fisik untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia dalam hal penyediaan tempat bernaung dan berlindung. Dibawah ini 8 Elemen Dasar Desain Interior.

8 Elemen Dasar Desain Interior  

Desain interior adalah kegiatan merencanakan, mendesain, dan menata ruang interior pada bangunan. Desain interior berfungsi untuk memenuhi kebutuhan dasar hunian dan hunian, menentukan dan mengatur aktivitas, memelihara aspirasi dan mengungkapkan ide, tindakan serta penampilan, perasaan dan kepribadian. Ada beberapa elemen dasar dalam desain interior, yaitu sebagai berikut:

Garis

Garis adalah elemen dasar seni, merujuk pada tanda kontinu yang dibuat di atas permukaan. Dua titik bidang yang berbeda bila digunakan akan menjadi garis. Titik merupakan dasar terjadinya bentuk-bentuk yang menunjukkan suatu lokasi dalam ruang. Titik tidak memiliki panjang, lebar, atau tinggi. Oleh karena itu, ia tidak memiliki arah gerak, dan terpusat.

Bentuk

Bentuk adalah sosok geometris tiga dimensi, seperti bola, kubus, silinder, kerucut, dll. Bentuk memungkinkan pengguna ruang untuk memahami keberadaan suatu objek dan memahaminya dengan persepsi. Dari penjelasan di atas, yang paling jelas adalah bentuk bidang utama, yaitu lingkaran, segitiga, dan bujur sangkar.

Lingkaran adalah rangkaian titik-titik yang disusun berjarak sama dan seimbang terhadap suatu titik. Segitiga adalah bidang datar yang dibatasi oleh tiga sisi dan memiliki tiga sudut. Persegi adalah bidang datar yang memiliki empat sisi yang sama dan empat sudut siku-siku.

Bidang

Bidang adalah bidang yang tertutup dengan batas-batas yang ditentukan oleh unsur-unsur seni lainnya, yaitu garis, warna, nilai, tekstur, dan sebagainya. Dua garis sejajar yang dihubungkan pada kedua sisinya akan menghasilkan sebuah bidang. Menurut jenisnya, sebuah bidang terdiri dari tiga bagian: bidang atas, bidang dinding, dan bidang bawah.

Ruang

Ruang adalah bentuk tiga dimensi tanpa batas karena objek dan peristiwa memiliki posisi dan arah yang relatif. Ruang juga dapat memengaruhi perilaku dan budaya manusia, menjadi faktor penting dalam arsitektur, dan akan memengaruhi desain bangunan dan struktur. Ruang memiliki panjang, lebar, dan tinggi; membentuk; permukaan; orientasi; serta posisi.

Bidang yang dikembangkan (menurut arah, selain yang sudah ada) berubah menjadi ruang. Berdasarkan konsepnya, ruang memiliki tiga dimensi, yaitu panjang, lebar, dan tinggi.

Sebagai elemen tiga dimensi dalam perbendaharaan kata desainer arsitektur, sebuah ruang bisa menjadi padat. Dalam hal ini ruang yang berada di dalam atau juga dibatasi oleh bidang-bidang akan dipindahkan oleh massa atau juga ruang kosong.

Cahaya

Cahaya adalah salah satu  elemen interior yang berperan dalam mempengaruhi suasana ruang dan juga mendukung fungsi ruang. Dalam ilmu interior, pencahayaan dibagi menjadi dua jenis, yaitu: Pencahayaan alami, yaitu pencahayaan yang diperoleh dari sinar matahari langsung dengan menempatkan posisi bukaan jendela pada posisi yang tepat agar cahaya dapat masuk ke dalam ruangan.

Warna

Semua warna dapat memberikan efek psikologis tertentu bagi orang yang melihatnya. Dalam ilmu arsitektur dan interior, setiap warna dapat menimbulkan kesan yang berbeda terhadap keberadaan suatu ruang, seperti kesan gelap dan terang yang dapat mempengaruhi keberadaan suatu ruang.

Pola

Pola adalah desain dekoratif yang digunakan berulang kali. Pola juga bisa disebut sebagai susunan suatu desain yang sering dijumpai pada suatu objek. Motif garis horizontal akan memperluas kesan ruangan, sedangkan motif garis vertikal akan meninggalkan kesan lapang.

Baca juga : Perlu Di Perhatikan Tata Cara Persyaratan Izin Reklame

Tekstur

Tekstur adalah nuansa, penampilan, atau konsistensi permukaan atau substansi. Tekstur juga berkaitan dengan material dan material yang digunakan. Material kayu akan menghangatkan ruangan, sedangkan material batu akan menyejukkan ruangan.

Demikian ulasan tentang, Mengetahui 8 Elemen Dasar Desain Interior, semoga bermanfaat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top